Kamis, 27 September 2012

SISTEM BASIS DATA 3

Model Data Relational dan Diagram E-R

Pada kali ini, kita akan membahas sistem basis data tentang model data dan diagram E-R. Perancangan basis data relational merupakan diagram yang menggambarkan hubungan relationship antar entitas. Perancangan basis data relational dipakai untuk menggambarkan data dalam bentuk entity, atribut atau relasi.
Terdapat 3 komponen dalm konseptual diagram diantaranya itu entity, relationship, atribut. komponen model konseptual diagram E-R : 
  1. Entity : obyek manual yang harus dikelola. Obyeknya dapat berupa orang, tempat, benda, konsep dll. Disini, suatu entity itu harus mempunyai suatu konsep yang jelas dan pasti hingga mudah untuk membedakan suatu entity dengan entity yang lain (ex: entity murid). Tipe entity diberi simbol kotak dan  diberi label tipe entity lainnya. Biasanya dinyatakan dengan benda dan harus berbeda dengan tipe entity lainnya yang terdapat pada basis data.
  2. Atribut : suatu karakteristik dari sebuah entity, berisi informasi yang diperlukan untuk suatu interaksi dengan entity serta dapat membantu mengidentifikasikan entity. Isi atribut itu merupakan nilai dari atribut itu sendiri, setiap atribut itu mempunyai himpunan nilai atribut atau sering disebut domain. Atomic adalah merupakan suatu tipe data yang tidak dapat dibagi lagi. Tipe data disebut komposit apabila atribut merupakan gabungan antara 2 atau lebih atribut. Setiap entity harus mempunyai atribut sebagai prmary key.
  3. Relathionship : hubungan yang terjadi anatara entity satu dengan yang lainnya. Relationship boleh mempunyai atribut atau tidak, cardinality relationship menjelaskan hubungan satu entity dengan entity lainnya. cardinality one to one merupakan suatu cardinalitas dimana entitas A berelasi dengan entitas B. cardinality one to many, salah satu kardinalitas dimana suatu entitas pada A berelasi dengan banyak entitas di B.

Minggu, 16 September 2012

Sistem Basis Data II

Basis Data

Pengertian Data Dan Informasi 

Data adalah bagian dalam informasi atau fakta mentah yang belum diolah untuk mempunyai makna.
Informasi adalah hasil pemrosesan data yang yang sudah mempunyai informasi yang bermanfaat.

Sedangkan pengerian dari Basis Data adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan bersama dalam media penyimpanan tertentu.

Tujuan dari Basis Data Adalah :

1.       Keamanan
2.       Kecepatan dan Kemudahan
3.       Efisiensi ruang penyimpanan
4.       Kebersamaan pemakaian
5.       Menangani data yang dalam jumlah yang besar
6.       Meniadakan manipulasi data
k
       Komponen dalam Basis Data :

  •        Komponen-komponen dalam basis data meliputi :
  •        Hardware : perangkat komputer yang standar,media penyimpan sekunder dan media komunikasi        jaringan.
  •       Operating Sistem : software yang dapat melakukan operasi dasar pada komputer.
  •       Database : basis data yang mewakili sistem untuk dikelola ,yang terdiri dari lebih dari satu basis data.
  •       DBMS : software untuk mengelola basis data.
  •       User : orang yang berinteraksi dengan basis data,mulai dari yang merancang sampai menggunakan di tingkat akhir.
  •       Optional Software : perangkat lunak opsional yang mendukung basis data,bersifat opsional.

    Apa itu DBMS?

    DBMS berfungsi sebagai pengelola basis data.Yang dirancang untuk melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumlah yang besar.Dapat juga untuk memanipulasi data lebih mudah.Kumpulan program yang memungkinkan user ,untuk membuat dan memelihara basis data.
\
     Bahasa Basis Data
 
      DBMS merupakan sistem yang mengenal bahasa basis data. Dimana bahasa basis data itu merupakan bahasa yang dipakai oleh pengguna untuk berkomunikasi ataupun berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan.
      Contohnya : SQL, dBase, QUEL, dsb
      Bahasa basis data itu dibagi menjadi 3, yaitu :
  •       Data definition language (DDL: dengan bahasa DDL kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel, dsb.
  •       Data Manipulation Language (DML) dapat memanipulasi dan pengambilan data pada basis data, berupa : penyisipan atau penambahan data baru, penghapusan data, pengubahan data.
  •       Data Control language (DCL)merupakan sub bahasa untuk mengendalikan struktur internal basisdata, DCL untuk menyesuaikan sistem agar supaya lebih efisian dan DCL sangat bergantung pada vendor.






Senin, 10 September 2012

Sistem Basis Data

  Sistem Basis Data

• Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user. • Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data. • Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah : • Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang. • Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani. • Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem. • Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.


Keuntungan Dan Kerugian Sistem Basis Data

Kerugian system basis data :
  • Timbulnya data rangkap
  • Kesulitan mengakses data
  • Masalah keamanan
  • Data dependence
  • Data terisonr
  • Mahal
Keuntungan system basi data :
  • Terkontrolnya data rangkap
  • Terpeliharanya keselarasan data
  • Data dapat dipakai secara bersamaan
  • Dapat diterapkan standarisasi
  • Keamanan data terjamin
  • Data independence